•New Feature-Length Documentary Charlton Heston & Ben-Hur: A Personal Journey
•1925 Silent Version - Thames Television Restoration with Stereophonic Orchestral Score by Carl Davis
•2005 Documentary: Ben-Hur: The Epic That Changed Cinema
•1994 Documentary Ben-Hur: The Making Of An Epic
•Ben-Hur: A Journey Through Pictures - Audiovisual Re-creation via Stills, Storyboards, Sketches, Music and Dialogue
•Screen Tests
•Highlights from the 1960 Academy Awards Telecast
•Newsreels
Collectible items:
•Never-Before-Seen Personal Journal Charlton Heston: The Ben-Hur Diaries
•Exclusive Production Art Book
Bagi Anda yang menyukai film-film klasik tentunya mengenal judul yang satu ini: Ben Hur. Drama sejarah epik ini memang bisa dimasukkan ke dalam kategori film terbaik sepanjang masa plus ditambah dengan berbagai rekor yang baru bisa dipecahkan bertahun-tahun kemudian. Pada perilisannya, film yang berbujet $15 juta (cukup besar pada masanya ini) berhasil meraih pendapatan hingga $146.9 juta dan memenangkan 11 penghargaan Oscar, termasuk Best Picture. Prestasi ini sendiri baru berhasil dikalahkan oleh Titanic di tahun 1997 dan The Lord of the Rings: The Return of the King pada tahun 2003.
Merupakan remake dari film bisu tahun 1925 dengan judul sama, Ben Hur diadaptasi dari novel buah karya Len Wallace pada tahun 1880 yang bertitel Ben-Hur: A Tale of the Christ dan salah satu adegan yang cukup memorable-nya adalah pertandingan kereta perang berdurasi sembilan menit. Music score yang digubah Miklós Rózsa pun memberi pengaruh yang cukup besar terhadap dunia perfilman selama lebih dari 15 tahun dan sampai saat ini menjadi gubahan terpanjang dalam sejarah layar lebar.
Kisahnya sendiri berfokus pada sosok Judah Ben-Hur yang merupakan pangeran Yahudi kaya raya sekaligus seorang pedagang di Yerusalem yang hidup di abad ke-1. Suatu hari, bersama dengan gubernur baru, sahabat lama Ben-Hur yang bernama Messala datang untuk mengisi posisi sebagai kapten dari legiun Romawi. Pada awalnya, keduanya gembira karena dapat bertemu. Namun, perbedaan sudut pandang politik lambat-laun memisahkan mereka. Keadaan semakin parah ketika sebuah genting dari atap rumah Judah jatuh dan melukai sang gubernur yang sedang melintas kala menghadiri parade sambutan selamat datang. Meski Messala tahu bahwa keadaan ini bukan kesalahan Judah, ia tetap mengirim pemuda ini ke tempat hukuman dan memasukkan ibu serta saudarinya ke penjara. Sejak itulah, Judah bersumpah untuk kembali dan menuntut balas.
Kini, Anda dapat menikmati kembali kisah Ben-Hur dalam paket yang dikeluarkan untuk merayakan 50 tahun rilisnya film ini. Divisualisasikan dengan format Widescreen 2.76:1 Color, terdapat tiga audio dan tiga subtitle yang dapat Anda nikmati, yaitu Inggris, Perancis, dan Spanyol. Sementara itu, perihal bonus fiturnya, Warner Bros. memasukkan begitu banyak fitur berharga yang bisa menambah informasi Anda terkait film ini.
Fitur yang ada di dalam disc pertama dan kedua bisa dikatakan tidak terlalu istimewa karena hanya berupa audio commentary, music-only track, dan beberapa trailer. Di disc terakhirlah semua footage behind the scenes dimasukkan, di antaranya Charlton Heston & Ben-Hur: A Personal Journey, sebuah dokumenter yang mengisahkan hidup Charlton Heston ketika sedang memfilmkan Ben-Hur; Ben-Hur: The Epic That Changed Cinema, wawancara dengan William Wyler dan Heston ditambah beberapa filmmaker modern yang juga ikut menggemari film yang untuk keperluan syutingnya menghabiskan 1.250.000 kaki pita film ini; dan Ben-Hur: The Making of an Epic berisi proses dari novelisasi (1880) ke produksi drama panggung, film bisu (1907 dan 1925), hingga akhirnya muncul di layar lebar pada tahun 1959.
Bagi Anda yang tidak puas dengan fitur-fitur yang disediakan, maka tambahan gimmick berupa buku jurnal yang ditulis oleh Charlton Heston berjudul The Ben-Hur Diaries ditambah dengan art book berisi berbagai foto behind the scenes yang eksklusif bisa jadi adalah jawaban yang Anda butuhkan. [Dhanny]
Conclution : Sama halnya dengan Gone with the Wind dan Casablanca, paket Ben-Hur ini benar-benar kesempatan yang sayang untuk dilewatkan. Meski gimmick yang diberikan tidak banyak dan fitur-fiturnya juga sudah pernah dimuat dalam edisi DVD 2005, namun tidak ada salahnya Anda mengoleksi kembali 50th Anniversary Ultimate Collector's Edition ini karena tentunya tidak di setiap paket Anda mendapatkan jurnal Heston dan art book eksklusif. Siap merogoh kocek untuk membeli paket ini?