SPECIAL FEATURES & GIMMICKS:
- Harry Potter Wizard’s Collection Bonus Disc
- Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 Bonus Disc
- Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 Bonus Disc
- Label Collection
- Harry Potter Catalogue of Artifacts
- Cloth Map of Hogwarts
- Blueprint Poster of Hogwarts Castle
- Horcrux Locket Replica
- 48-page hardcover book
- Collectible Cards, etc

Bisa Anda bayangkan betapa hebat dan kayanya penulis asal Inggris, J.K. Rowling? Pasalnya, tiga dari keseluruhan delapan filmnya berhasil menjadi film dengan pendapatan tertinggi di tahunnya masing-masing, yaitu tahun 2001 untuk Harry Potter and the Sorcerer’s Stone dengan perolehan $979,755,371; tahun 2005 untuk Harry Potter and the Goblet of Fire dengan perolehan $896,911,078; dan tahun 2011 untuk Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 dengan perolehan $1,328,111,219. Film-film lainnya pun hanya takluk oleh franchise-franchise raksasa, seperti The Lord of the Rings, Shrek, Pirates of the Caribbean, The Dark Knight, dan Toy Story. Itu semua belum seberapa sampai Anda mendengar pendapatan total seluruh franchise Harry Potter yang mencapai $7.7 triliun; percaya atau tidak, pendapatan total tersebut bahkan melampaui GDP (produk domestik bruto) negara Laos pada tahun 2010 yang hanya mencapai $6.34 triliun, termasuk juga lebih besar dari GDP Haiti, Nikaragua, dan Mongolia. Begitu memukaunya franchise film ini bagi para ‘muggle’, sampai-sampai nominal yang ‘mengerikan’ tersebut belum mencakup penghasilan yang Rowling peroleh dari novelnya.

Menduduki posisi puncak dalam daftar highest-grossing franchises and film series; bahkan mengungguli pendapatan total James Bond dan Star Wars. Franchise film ini terwujud berkat Produser David Heyman setelah membaca Harry Potter and the Sorcerer’s Stone untuk pertama kali. Awalnya, buku tersebut bertengger di rak buku bagi karya-karya dengan prioritas rendah, namun sekretaris Heymanlah yang mengajukan novel tersebut setelah membaca dan menyukainya. Heyman sendiri awalnya tak tertarik dan menganggap judulnya jelek, namun ia segera berubah pikiran dan membeli hak adaptasi atas empat buku pertama Harry Potter di bawah bendera Warner Bros (WB). dengan harga £1 juta ($2,000,000) saja pada tahun 1999. Mengenai pemilihan peran utamanya saja memakan waktu tujuh bulan, sampai suatu hari Heyman dan writer Steve Kloves menemukan Radcliffe kecil yang beruntung sedang duduk di belakang kursi bioskop mereka. Intuisinya terbukti tepat, sampai-sampai bersama dua rekannya, Emma Watson dan Rupert Grint, mereka sukses menjelma menjadi miliarder-miliarder muda dengan hanya berbekal sebuah franchise film.

Pasti banyak para fans Harry Potter yang merasa kehilangan setelah film terakhirnya dirilis pada 2011 lalu. Namun, jangan khawatir, karena kini pihak WB telah merilis sebuah paket yang sangat eksklusif dan lengkap mencakup semua filmnya. Tidak ketinggalan juga berbagai gimmick-nya dalam paket yang bertajuk Harry Potter Wizard’s Collection.

Terdiri dari 31 disc, deluxe packagingnya terlihat seperti sebuah boks bertutup dari luar. Namun, ternyata di dalamnya terdapat banyak laci-laci yang bisa dibuka. Beberapa bahkan letaknya terkesan tersembunyi; seperti bagian bawah boks yang memuat beberapa gimmick, laci vertikal yang hanya dapat dibuka dengan mendorongnya ke dalam, serta laci di bagian paling belakang boks yang dibuka dengan menarik sebuah pita hitam.

Jumlah disc dari masing-masing film rata-rata terdiri dari empat kepingan, yang memuat theatrical and extended version Blu-ray pada disc pertama, behind the scene dan beberapa features pada disc dua, bonus content tambahan pada disc tiga, serta theatrical version berformat DVD pada disc keempat. Khusus dalam disc terakhirnya, terdapat extended & definitive extras serta special features baru lainnya. Total, bonus fitur yang tersaji berdurasi lebih dari 37 jam termasuk berbagai material yang sebelumnya sudah dirilis, ditambah dengan lebih dari sepuluh jam bonus content yang pertama kali rilis dalam bentuk disc, serta lima jam never-before-seen material.

Menggiurkan? Warner Bros. memang tahu benar caranya mengeluarkan paket ekslusif dengan harga bombastis. Semua bonus fitur dan exclusive packaging tersebut boleh saja memikat Anda, tapi tunggu sampai Anda melihat koleksi gimmick-nya yang berpotensi menjadi daya pikat utama dari paket eksklusif ini. Ada sebuah buku hardcover Harry Potter Catalogue of Artifacts setebal 48 halaman hasil kreasi MinaLima Design (graphic designers film-film Harry Potter) berisi berbagai properti favorit mereka; dan sebuah booklet bertajuk Harry Potter Label Collection yang berisi koleksi label-label ramuan, Honeydukes, dan Weasley’s Wheezes. Selain bonus berupa buku, Anda juga dapat memiliki sebuah amplop berisi lima buah kartu bergambar ilustrasi hitam-putih karya Stuart Craig, satu seri kartu konsep art painting berwarna, peta areal Hogwarts yang terpampang di atas selembar kain lebar, replika loket Horcrux, poster bergambar blueprint kastil Hogwarts, serta beberapa lembar sertifikat

