Beri novel atau komik fantasi kepada Timur Bekmambetov dan ia akan menyulapnya menjadi film penuh aksi-aksi mencengangkan (bahkan terkadang mustahil) yang sanggup membuat mata Anda tidak akan berkedip selama film berlangsung. Begitu pulalah yang terjadi pada Abraham Lincoln: Vampire Hunter ini.
Sama halnya seperti karya Bekmambetov sebelumnya, Wanted, kisah kehidupan lain dari sosok presiden ke-16 Amerika Serikat ini juga menampilkan aksi yang rasanya mustahil tanpa bantuan CGI, seperti adegan perkelahian Lincoln dengan Jack Barts di antara kuda-kuda yang sedang berlari atau adegan pamungkas kala Henry Sturgis menarik lokomotif kereta yang nyaris jatuh. Meskipun mungkin bagi sebagian orang adegan-adegan tersebut terlihat berlebihan, namun tidak pelak lagi bahwa memang aksi merupakan kunci utama film ini dan juga ciri khas dari sang sineas sendiri.
Perihal kisahnya, jangan harapkan twist berlebihan yang membuat Anda akan meragukan keabsahan sejarah Amerika sendiri. Tidak. Film ini setia dengan apa yang terjadi dalam kehidupan Lincoln sehingga rasanya sudah bukan spoiler lagi seandainya Anda sudah mengenal sejarah presiden yang terkenal dengan topi tingginya ini. Apa yang ditambahkan oleh Seth Grahame-Smith selaku penulis naskah dan novelnya hanyalah menyisipkan vampir dalam sejarah tersebut.
Sayangnya, dari segi naskah, Grahame-Smith masih harus belajar banyak dari para seniornya. Begitu banyak yang ingin disampaikan dalam 105 menit film sehingga adegan yang ada terasa singkat. Dari segi akting sendiri, rasanya hanya sosok Benjamin Walker yang bisa dikatakan mencuri perhatian, baik melalui cara berbicara hingga wajahnya yang disulap sehingga mirip dengan Lincoln, sementara para pemain lainnya hanya berada di tingkat akting yang biasa-biasa saja, tanpa ada kesan lebih.
Format 3D-nya sendiri rasanya pantas mendapat acungan dua jempol karena Bekmambetov berhasil memanjakan mereka yang menyukai efek kedalaman maupun pop up, di mana keduanya ditampilkan di sini. Dengan pilihan posisi duduk yang pas, Anda bisa terkejut di beberapa adegan aksi karena maksimalnya penggunaan 3D di sini.
Pada akhirnya, menyaksikan Abraham Lincoln: Vampire Hunter memang jangan berharap banyak ataupun bermaksud untuk mempelajari sejarah sang presiden sendiri. Cukup duduk dan nikmati aksi serta 3D yang ada. Kemungkinan besar, Anda tidak akan kecewa.