Looper
Date: November 28th, 2012
Distribute by: TriStar Pictures
Directed by: Rian Johnson
Runtime: 118 minutes
Ratting:

"Older Joe: I don't want to talk about time travel because if we start talking about it then we're going to be here all day talking about it, making diagrams with straws."

Kalau Anda membunuh diri Anda di masa depan kemudian diri Anda di masa depan yang selamat malah kembali ke masa lalu dan kabur dari pembunuhan yang Anda coba lakukan, apa yang terjadi? Premis yang rumit ini dapat cukup mudah dipahami dalam Looper. Looper adalah Inception-nya tahun ini di mana fiksi ilmiah dan filsafat digabung dalam sebuah film yang unik, berbeda dan tetap menghibur.

Tanpa menjual efek berlebihan atau perjalanan antar waktu yang penuh cahaya Joseph Gordon-Levitt menjadi Joe, seorang Looper yang hidup di tahun 2042 di mana masa depan suram dan terlihat seperti dalam film Blade Runner (1982). Sebagai Looper pekerjaannya adalah membunuh orang lain yang dikirim dari masa depan. Tapi bagaimana jika yang muncul itu adalah dirinya sendiri versi tua?

Disinilah menariknya di mana kontinuitas ruang waktu dikoyak begitu saja. Lupakan logika perjalanan antar waktu yang hanya akan membuat rambut Anda kusut, sebab film ini memiliki logikanya tersendiri. Walau secara logis tidak mungkin melakukan perjalanan antar waktu, tapi jika dalam sebuah film logika itu bisa dipakai dengan ‘masuk akal’ maka akan menghibur.

Lebih baik jika Anda hanya tahu sedikit mengenai film ini sebab jika Anda sampai tahu spoilernya maka akan merusak kenikmatan menonton. Tak hanya soal perjalanan antar waktu dan aksi tapi film ini lebih pada ambiguitas moral serta asal usul kejahatan yang kalau didiskusikan akan menjadi bahan diskusi yang menarik.

Dengan bujet US$30 juta, tidak banyak untuk sebuah film aksi, aksi yang ditampilkan menarik dan maksimal, membuat filmnya seolah berbujet US$100 juta dan tetap tidak mengorbankan akting dan cerita demi aksi. Aksi justru memperkuat keseluruhan elemen film ini.

Kelebihan lain dari film ini adalah betapa trailernya ‘pintar’ menipu penonton dengan tidak memasukan elemen ibu dan anak dalam trailernya, padahal dalam film ini, elemen itu sangat penting.

Joseph Gordon-Levitt cukup apik berperan sebagai Joe, ia mampu menirukan gestur dan seringai Bruce Willis yang memerankan Joe tua. Satu hal yang mengganggu adalah make up Joe yang seperti habis overdosis botox dan permak hidung di salon kosmetik. Sedangkan Bruce Willis tidak tampil mengecewakan disini, sebab ia juga pernah bermain dalam film bertemakan perjalanan antar waktu dalam 12 Monkeys (1995). Bahkan disini ia terlihat lebih garang memegang senjata daripada dalam The Expendables 2. Tidak heran jika film ini akan masuk dalam daftar film terbaik tahun ini.


Other Slap Clap...


Cine Toys
Iron Man3 1
Iron Patriot Limited Edition Collectible Figurine

Iron Man3 2
Iron Man 3: 1/4th scale Mark VII Collectible Bust
Iron Man3 3
Tony Stark (Armor Testing Version) Collectible Figure
G.I.Joe: Retaliation
1/6 scale Storm Shadow 12" Ltd Edition Collectible Figure

Other Cine Toys...
Cine DVD
Blu-ray
Paket Blu-ray-nya sendiri (di samping kemasan luar dan gimmick), identik dengan paket The Godfa...
DVD
The Epic Finale That Will Live Forever...

Other Cine DVD...