Fairy

Tuesday, 29 June 2010 | 08:57 AM
Fairy, atau dalam bahasa Indonesia berarti peri, dikenal juga dengan kata faery, faerie, fay atau fae, adalah salah satu tipe mahkluk mitologi atau legenda. Versi modern banyak menggambarkan peri sebagai mahkluk mungil bersayap dan baik hati, tapi tidak dalam catatan-catatan mitos atau legenda. Ada yang menggambarkan peri sebagai sebentuk roh yang melayang-layang, atau sebagai julukan mahkluk goblin dan gnome, bahkan ada bentuk raksasa yang juga disebut peri.
 
 
Kata fairy berasal dari bahasa Inggris abad pertengahan faierie (juga fayerye, feirie atau fairie), yang diadopsi langsung dari bahasa Jerman kuno faeire. Kata tersebut memiliki arti tempat, dunia atau karateristik aktivitas manusia-manusia legendaris yang dijuluki faie atau fee. Bahasa Latin juga memiliki kata yang mirip dengan fairy yaitu fata, namun merajuk pada artian yang berbeda dimana fata berarti penjaga atau roh. Dalam bahasa Yunani, Fata berarti para penjaga dunia lain yang menentukan kapan seseorang akan meninggal. Kata Faie dalam bahasa Inggris modern menjadi fay, merajuk pada seorang penyihir legendaris bernama Morgan le Fay dari legenda Arthurian.
 
Origins of Fairies
Terdapat tiga penggambaran umum mengenai awal munculnya keberadaan peri. Yang pertama adalah keberadaan peri menurut legenda, dimana peri adalah perwujudan roh orang yang sudah meninggal. Masyarakat Irlandia percaya bahwa Banshee adalah bentuk dari peri, dimana kata tersebut berasal dari bean si atau bean shith yang keduanya mengacu pada artian peri. Namun sekarang Banshee lebih sering dianggap sebagai hantu daripada peri. Sementara di daerah Inggris utara yakni Cauld Lad of Hylton, dipercaya bahwa bocah yang dibunuh di rumahnya sendiri akan berubah menjadi peri penunggu rumah setelah ia tewas. Kepercayaan lain mengenai keberadaan peri mengisahkan bahwa para peri merupakan malaikat-malaikan yang diasingkan. Ketika para malaikat memberontak, Tuhan memerintahkan untuk menutup gerbang surga. Yang masih bertahan di surga tetap menjadi malaikat, yang jatuh ke neraka menjadi iblis, sementara yang terperangkap diantaranya menjadi peri.
 
 
Ada juga yang menyebutkan bahwa para malaikat yang tidak cukup baik untuk tinggal di surga, juga tidak cukup jahat untuk dilemparkan ke neraka, akhirnya berakhir menjadi peri di dunia manusia. Konon karena berada lebih dekat dengan para iblis, kekuatan peri yang belum dapat menyamai kekuatan para iblis membuat mereka harus membayar semacam iuran ke neraka agar tidak dimangsa. Kepercayaan terakhir menyebutkan bahwa peri adalah betul-betul salah satu perwujudan iblis, dimana hal ini berkembang di masa Puritan. Hobgoblin, yang tadinya adalah roh penjaga rumah yang bersahabat, kini dikenal sebagai goblin yang jahat. Berurusan dengan peri dianggap bentuk praktek sihir dan beresiko dihukum berat.
 
Characteristic
Peri seringkali dideskripsikan memiliki rupa sebagai manusia dan memiliki kekuatan sihir. Asal mula keberadaan peri sangat beragam: mulai dari muncul sebagai roh, iblis, sampai ras yang terpisah dari manusia maupun malaikat. Beberapa peneliti mitologi meyakini keberadaan peri pada mulanya adalah sebuah ras yang dikalahkan, kemudian hidup terasing di sebuah tempat yang betul-betul tidak terjamah. Karena ras tersebut berkembang di tempat terpencil maka perawakan dan cara hidup mereka menjadi berbeda. Dan ketika manusia normal pada umumnya melihat ras tersebut, mereka di cap sebagai mahkluk luar biasa. Di masa lalu peri dipercaya dapat menculik bayi atau orang dewasa tertentu, dan untuk menghindari terjadinya hal tersebut maka orang-orang memajang besi-besi panjang atau jimat yang terbuat dari rumput dan obat-obatan. Dalam sebuah balada anak-anak di era abad-19, terdapat kisah mengenai Lady Isabel dan seorang Elf Knight, dimana sang elf ialah perwujudan peri berjanggut biru yang menculik Isabel. Tapi dengan kepandaiannya ia berhasil meloloskan diri dari cengkraman sang peri.
 
 
Lalu dalam balada anak berjudul Tam Lin, dikisahkan mengenai seorang peri bernama Tam Lin yang tadinya adalah seorang ksatria. Tam Lin diculik oleh para peri dan dibiarkan hidup bersama mereka, sehingga akhirnya ia memiliki kekuatan sihir seperti peri. Tapi dirinya tetap memiliki ketakutan bahwa pada suatu hari para peri akan mengorbankannya ke neraka sebagai bayaran pada iblis, karena dirinya berasal dari ras manusia pada. Uniknya, keluarga yang anggotanya diculik biasanya diberi bayaran pengganti oleh para peri, dan konon bentuknya berupa emas. Namun emas-emas yang diberikan adalah palsu. Ketika emas-emas tersebut digunakan untuk membeli atau membayar sesuatu, emas tersebut akan berubah menjadi daun atau batu, benda asal yang diberi sihir oleh peri agar berbentuk emas. Di era modern, terdapat mitos mengenai peri gigi yang dikisahkan mengganti gigi-gigi anak yang tanggal dan disimpan di bawah bantal dengan uang receh.
 
 
Ukuran tubuh peri terus berubah seiring dengan jalannya waktu. Awalnya terdapat catatan dimana peri digambarkan sebagai mahkluk besar, tinggi dan buruk rupa, namun semakin lama besar peri semakin menyusut. Namun yang pasti sihir tidak dapat dipisahkan dari keberadaan peri, baik yang berukuran besar maupun kecil. Mulai era Victorian, sebagian besar peri dipercaya dapat terbang, baik dengan sayapnya sendiri maupun menumpang di punggung burung. Sekarang peri banyak digambarkan memiliki sayap seperti serangga macam sayap lebah atau kupu-kupu. Beberapa ras hewan juga dipercaya sebagai perwujudan peri sebagai hasil ilmu sihir merubah diri yang dikuasai para selkie (seal people).
 
Trivia
  • Fairies (atau Yousei) adalah salah satu ras umum dalam seri Shin Megami. Ras tersebut tidak terlalu kuat, sebagian besar menggunakan sihir sebagai bentuk serangan atau pertahanan.
  • Dalam film Peter Pan produksi Disney, Tinker Bell digambarkan sebagai sesosok pixie. Namun sebetulnya ia adalah seorang peri.
  • Dalam game doujinshi Touhou Project, terdapat beberapa karakter yang berasal dari ras Fairy seperti Lily White, Cirno dan Luna Child.

 

 

 

 

 

 

 

Other GameCyclopedia

Sonic Boom

Monday, 27 June 2011

Sonic Boom!! Untuk para penggemar genre fighting tentu sangat akrab dengan warcry.
More Details >

Mori Ranmaru

Saturday, 30 April 2011

Mori Ranmaru (1565-21 Juni 1582), lahir dengan nama Mori Nagasada, ialah putra.
More Details >

Dhampir

Wednesday, 23 March 2011

Unravel the Mystery of the "Daywalker" Kata Pengantar Tentunya gamer sudah mengenal kata dracula.
More Details >

Asura The Malignant and Firce Warrior-Go

Tuesday, 01 March 2011

Kata Pengantar Asura dalam Budhisme adalah golongan mahkluk paling rendah dari alam dewa.
More Details >

Amazons: The Fierce Women Warriors

Friday, 28 January 2011

Amazon adalah nama sebuah suku yang beranggotakan hanya prajurit wanita. Suku tersebut.
More Details >

Garuda

Tuesday, 28 December 2010

Kita mengenal Garuda sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lambang Garuda Pancasila.
More Details >