The Japan Foundation kembali mengadakan pameran untuk memperkenalkan kesenian Jepang kepada masyarakat Indonesia. Pameran kesenian kali ini menampilkan serial lukisan Ukiyo-e yang diadakan secara tiga sesi : Serial Fujiyama (6-28 Januari 2011), Serial Geisha (4-28 Februari 2011) dan Serial Sakura (3-25 Maret 2011). Pameran ini bertempat di Galeri Mini The Japan Foundation dan terbuka untuk umum dari pukul 10.00-18.00 (kecuali hari Rabu, Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tutup).
.jpg)
Untuk yang belum mengetahui kesenian Jepang ini, redaksi akan coba sedikit memperkenalkan kepada kalian. Ukiyo-e adalah kesenian teknik cukil cetak kayu yang berasal dari negara Jepang dan berkembang pada di Edo (sekarang Tokyo) pada tahun 1600-1868. Ukiyo-e sendiri dalam bahasa Jepang dipenggal menjadi dua kata yaitu, “ukiyo” yang artinya zaman sekarang dan “e” berarti gambar atau lukisan. Sesuai dengan artinya, pada awalnya ukiyo-e adalah lukisan yang menggambarkan kehidupan sehari-hari pada masa itu (zaman sekarang).

Lukisan yang dipamerkan untuk serial Fujiyama adalah karya-karya yang berasal dari pelukis Utagawa Hiroshige dan Katshusika Hokusai. Kedua pelukis ini merupakan tokoh pelukis Ukiyo-e yang lahir di Edo (sekarang Tokyo). Sesuai dengan temanya, lukisan yang ditampilkan bertema pemandangan alam. Beberapa lukisan ternama Utagawa Hiroshige yang dipamerkan adalah lukisan dari seri “8 Pemandangan Sungai Sumida” serta “53 Persinggahan di Jalan Raya Tokaido”. Sedangkan lukisan hasil karya Katshusika Hokusai adalah seri “36 Pemandangan Gunung Fuji”. Kedua pelukis ini memberikan pengaruh besar dalam kesenian di Eropa dan Amerika dengan karya-karyanya. [Michael]
"ahh..keren sekali :)"



