
New Delhi: Dia masih belum dapat menulis cek atau berinvestasi untuk dirinya sendiri. Tetapi siswa Mumbai tersebut tahu jika pencarian cek tidak akan sampai pada investor dalam waktu 10 hari, sedangkan dia berhak atas bunga 15% per tahun,. Atau 75% dari beberapa investor tersebut dapat memilih bagan reksa dana. Atau bagan tersebut lebih beresiko daripada ragam ekuitas dana.
Siswa Mumbai Manik Vidya Mandir ini telah menyelesaikan modul ujian bagi pemula yang diadakan oleh National Stock Exchange (NSE) untuk mengangkat penasihat reksa dana. Nilai yang diperoleh Aditya 55% sedangkan nilai yang dibutuhkan untuk lulus ujian tersebut 50%. Dia adalah kandidat termuda di NSE's Certification untuk Financial Markets (NCFM) yang diselenggarakan bulan Juli tahun ini – mungkin dia adalah kandidat termuda yang pernah ada dalam test tersebut. Dia bersama ayahnya pergi ke tempat test tersebut, pada awalnya pegawai NSE heran dan tidak mengizinkan dia untuk masuk.
“Mereka bilang ada kesalahan dan menolak untuk mempercayai kami. Selama 20 menit kami meyakinkan mereka bahwa tiket masuk dan kwitasi kami asli,” ujar ayahnya Uday Salunke, disertakan dengan sebuah tiket kereta Indian.
Aditya tertarik akan reksa dana ketika ibunya Preeti, seorang penasihat asuransi sedang mempersiapkan ujian NCFMnya. Dia mebolak-balik materi pembelajaranya, menanyakan beberapa pertanyaan kepada gurunya mengenai reksa dana dan bagaimana cara kerjanya. “Melihat ketertarikannya yang kuat, kami menganjurkan dia untuk mempelajarinya lebih dalam. Sangat mengejutkan ketika dia berkata bahwa dia ingin memngikuti test tersebut,” ujar Salunke Sr. Prestasinya muncul ketika pemerintah , Sebi dan rumah pengumpulan dana mencoba untuk meningkatkan kesadaran mengenai reksa dana. Sebi mengadakan program mengenai pembelajaran keuangan untuk sekolah-sekolah, National Institute of Securities Markets runs Pocket Money.
Contoh model pra remaja laki-laki
National Institute of Securities Markets (NISM), juga telah dibatasi oleh UTI Mutual Fund untuk mengembangkan literatur reksa dana untuk tingkat sekolahan dan juga universitas.
ICICI Prudential Mutual Fund melakukan berapa hal bersama Financial Premier League, sebuah pelopor pendidikan keuang untuk anak-anak sekolah. Ketika dia kekurangan informasi mengenai reksa dana, Aditya adalah contoh model pra remaja, remaja pria yang menyukai film bioskop, bolos sekolah, bermain kriket dan menghabiskan waktu dengan membuka Facebook (dia berbohong mengenai umur dan accountnya). “ Saya sering menonton film di bioskop bersama teman-teman. Kami suka dengan aksi-aksi di film The Dark Knight Rises," ujarnya.
Modul untuk pemula adalah tahap pertama dan Aditya harus mengikuti test berikutnya sebelum dia menjadi penasikah reksa dana sepenuhnya. Tapi rancangan masa depannya cukup menguncang dunia. “Saya tidak ingin menjadi penasihat reksa dana. Saya ingin menjadi seorang ahli geologi dan mempelajari mengenai gempa bumi,” ujarnya. Selanjutnya, apakah dia bisa menghadapi rintangan dalam ujiannya? “ Hal ini hanya membantuku dalam mengangani keuanganku lebih baik ketika aku mendapatkan gaji,” ujarnya.
Lalu, bagaimana dia menginvestasikan gaji pertamanya? “ Saya akan membeli ragam ekuitas dana, mungkin dengan mid-cap orientasi dan perlahan-lahan menambahkanya untuk membangun perusahaan yang besar,” ujarnya.
"wah...masih muda"
