Pada acara Intel Developers Forum 2009, Intel menunjukkan prototipe Light Peak, jalur konektivitas baru yang menggunakan kabel optik untuk kebutuhan pertukaran data antara komputer dan perangkat tambahan. Saat ini interkoneksi antara perangkat menggunakan kabel tembaga, baik itu Ethernet, Firewire, USB, eSATA, HDMI, atau yang lain sejenisnya.
Light Peak memungkinkan penggunaan layar yang berjarak cukup jauh dari perangkat induknya. Contohnya, di dalam sebuah rumah yang memiliki ruangan hiburan berbasis digital, komputer pusat dapat diletakkan tidak hanya di ruangan lain namun di tingkat yang berbeda pula tanpa adanya degradasi kualitas transmisi data video maupun audio.
Ketika ditunjukkan di IDF ‘09, Light Peak yang menggunakan cahaya dapat memindahkan data dengan kecepatan 10 Gigabit per detik namun telah diproyeksikan akan dapat mencapai 100 Gigabit per detik kurang dari 10 tahun lagi. Untuk ilustrasi, sebuah film 90 menit yang tersimpan dalam piringan Blu-Ray akan dapat dipindahkan ke media lain seperti hard disk hanya dalam 30 detik.
Dengan teknologi yang ada saat ini, Ethernet memiliki kecepatan maksimum 1Gbps, Firewire 3.2Gbps, USB 4.8Gbps, dan eSATA 3Gbps, semuanya jauh di bawah kecepatan maksimum Light Peak yang masih dalam tahap prototipe.
Dengan kemampuan kecepatan terendah sekalipun, koneksi Light Peak dapat mengirimkan data yang sangat besar dengan kecepatan yang cukup untuk dengan lancar mengirimkan video dengan resolusi HDTV tanpa kompresi. Ini memungkinkan standarisasi dan penggunaan yang lebih luas daripada sebagian metode interkoneksi yang digunakan saat ini.
Intel sendiri sewaktu melakukan demonstrasi teknologi Light Peak menggunakan sebuah hackintosh, atau komputer non-Apple yang berisikan Mac OS X. Darimanapun asalnya, Apple dan Intel memiliki hubungan yang sangat dekat dan Apple merupakan perusahaan yang sangat teliti dalam memilih dan mempromosikan teknologi. Jika Apple memang secara diam-diam mendukung dan membantu pengembangan Light Peak, besar kemungkinan kita melihat implementasi teknologi ini di produk Apple sebelum akhir tahun 2010. –AULIA MASNA



